sarung hp

Rabu, 04 September 2013

Cara menangani burung yang lepas



Bagaimana menangani burung yang lepas

Burung lepas dari kandangnya itu sering disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya yaitu dikarenakan kecerobohan kita lupa menutup kandang maupun menggantangnya di area yang gampang goyang / jatuh contohnya pada ranting pohon yang kecil atau pada pengait kandang yang telah mulai longgar mungkin saja juga dikarenakan serangan binatang lain layaknya tikus atau kucing.

Lantas apakah yang perlu kita kerjakan bila satu waktu burung yang paling disayangi kita terlepas dari kandangnya, kami dapat berikan tips bagaimana menangani kondisi yang demikianlah.

Janganlah panik umumnya demikian tahu burung kita terlepas, perihal pertama yang kita kerjakan yaitu panik, lantas upayakan terus tenang pada saat menggiring burung kita yang terlepas kembali ke kandangnya.

Siapkan ulat hongkong / jangkrik.

Atur kandangnya supaya pintunya senantiasa terbuka. Atau bila mempunyai
kandang jebakan pakai kandang jebakan untuk menjebak burung kita supaya akan masuk ke kandang.

Langkah 1
Tusukan ujung batang lidi pada jangkrik, lantas tujukan ke burung yang terlepas tadi, umumnya siburung tak lagi segera terbang namun sepanjang sebagian menit burung tersebut cuma dapat diam sembari lihat kondisi sekelilingnya ( si burung coba beradaptasi ). Umumnya siburung dapat melacak area pijaknya layaknya kandang burung yg lain, tali jemuran, batang pohon atau tembok rumah serta pada waktu tersebut kita sodorkan batang lidi yg telah diberi jangkrik / ulat hongkong tadi. Mainkan batangan lidi tadi sembari diarahkan ke kandang yang pintunya telah terbuka. Bila siburung ikuti jangkriknya segera masukan jangkrik ke lantai kandangnya, umumnya siburung dapat ikuti arah ketempat jangkrik tadi dilepaskan lantas segera sesudah burung itu masuk kandang tutup pintunya.

Langkah 2
Pegang kandangnya yang pintunya telah sengaja di buka, lantas upayakan menarik perhatian siburung memasukan sebagian jangkrik / ulat ke kandangnya. Lantas tujukan / sodorkan kandangnya dengan pintu yang menghadap siburung. Bila burung terbang ke sana - kemari, coba terus ikuti serta sembari terus memasukan sebagian jangkrik/ulat ke kandangnya hingga siburung tertarik serta kembali masuk kekandangnya.

Langkah 3
Gunakan kandang yang didesain untuk menjebak burung, masukan cepuk untuk serangga di lantai kandang yg spesial bikin menjebak. Buka/ geser pintunya lantas gantung di tempat yang tampak oleh burung tersebut. Atau anda dapat memakai getah dari pohon nangka maupun getah pohon karet yang sudah di oleskan keranting, namun langkah ini kurang demikian efisien dikarenakan siburung tak lagi segera hampiri ranting yang telah dilumuri dengan getah tersebut.

Langkah 4
Dengan bersenjatakan sprayer yang terlebih dulu berisi air sampo, semprotkan sprayer yang diisi air sampo ke tubuh burung yang terlepas ( bila posisi anda serta si burung berjarak dekat ), semprotkan pelan-pelan saja dengan lembut sembari lihat pergerakan si burung, jika si burung diam saja serta jadi menikmatinya segera putar perlahan pengatur sprayer anda ke semprotan kencang perihal ini supaya bulu kamip siburung basah oleh air sampo yang lengket yang bikin si burung mustahil lagi terbang jauh/tinggi.

Bagaimana apabila burung anda terlanjur terbang jauh keluar rumah, maka perihal yang perlu anda kerjakan yaitu mencari burung sejenis ( semakin bagus lagi bila burung betina ) masukan burung tersebut ke kandang jebakan, lantas gantang di tempat yang dapat tampak oleh burung tersebut hinggap ( dibatang pohon, tiang listrik atau atap rumah ). Tunggu hingga burung tersebut berani mendekat.

Tips - tips di atas bisa dilakukan jika ada burung peliharaan kita atau milik tetangga yang kebetulan terlepas, serta akhirnya burung tersebut kembali kekandangnya dengan selamat.

Namun bila anda tetap belum sukses barangkali memanglah anda belum berjodoh dengan burung tersebut. Baiknya senantiasa pantau kondisi lingkungan siapa tahu ada tetangga anda yang kebetulan memperoleh burung tersebut hingga anda dapat menebusnya sebagai sinyal terima kasih.

Itu beberapa tips mengenai bagaimana menangkap burung yang terlepas dari kandangnya. Serta bila anda sukses memperolehnya kembali maka coba untuk mengkerodongnya supaya burung tersebut kembali tenang.

Selamat mencoba.
DOWNLOAD FILM GRATIS

Belajar Merawat burung kenari bagi pemula



Perawatan Burung Kenari bagi pemula
Yuk....Belajar merawat burung kenari. Ketika ingin membeli burung kenari, apakah yang ada dalam pikiran anda?  apakah ingin membeli kenari untuk didengarkan suaranya atau karena tertarik dengan postur atau warnanya yang menggoda.  seperti yang kita tahu kalau burung kenari itu banyak jenis dan macamnya jadi kalau kita ingin membeli burung kenari untuk klangenan atau untuk mendengarkan kicauannya yang indah yaa beli beli kenari yang biasa (kenari penyanyi).
ada beberapa macam type kenari diantaranya : penyanyi, postur dan warna.


Kenari penyanyi misalnya jenis kenari lokal atau campuran (disini lazim disebut kenari AF atau Lokal Super), American Singer, German Rollers, Spanish Timbrado atau waterslagger.. kenari kenari itulah yang kerap dilombakan untuk dinilai suara dan lagunya.


Kenari Warna merupakan jenis kenari yang memiliki variasi warna yang berbeda. dengan 35-40 warna yang berbeda , kenari jenis ini dikembang biakan secara silang untuk menghasilkan kenari yang berwarna indah.

Kenari Postur adalah kenari Type dan kenari ini bisa dilihat dari bentuk tubuhnya yang berbeda, misalnya Gloster, Fife, Yorkshire, Stafford, Parisian Frills, Lizard dan Northern Dutch Frills. kenari jenis ini ada juga beberapa yang bisa bernyanyi bagus.

Apapun pilihannya, rawatannya tetap sama saja. mau kenari lokal atau impor kalau kita telaten dan mengerti bagaimana perawatan burung tentulah kenari burung tersebut akan membanggakan pemiliknya. nah kebetulan disini saya akan berbagi mengenai perawatan dasar burung kenari jantan yang akan terbagi dalam dua bagian. dan ini adalah bagian pertama.

Pemilihan Kandang 
Kandang untuk burung kenari sebaiknya menggunakan kandang kotak yang berukuran luas agar burung bisa leluasa bergerak sebagai salah satu cara melatihnya. tangkringan bisa dibuat dua buah dengan posisi sejajar ataupun melintang.

Penempatan kandang 
kenari jantan akan memberi respon yang baik selama berada ditempat yang terang, gantunglah di dalam ruangan atau diteras rumah dimana anda biasa menghabiskan waktu santai saat berada dirumah, dan jika burung disimpan di dalam ruangan pastikan ruangan tersebut memiliki jendela yang bisa terkena sorotan cahaya matahari langsung dan agar burung bisa melihat berlalunya hari (dari gelap ke pagi dan sebaliknya) dan sebaiknya hindari menggantung burung didepan pintu masuk atau ventilasi udara.

Kerodong 
Pemberian kerodong untuk burung menjelang malam sangat baik untuk burung, selain untuk menjaga kondisi tubuhnya dari terpaan angin juga menghindari burung dari gigitan nyamuk dan juga burung bisa beristirahat dengan tenang untuk mengumpulkan energinya untuk esok harinya. dan biasanya burung yang dikerodong malam harinya akan lebih optimal dalam bersuaranya karena energinya sudah terkumpul dari istirahatnya yang tanpa gangguan akibat dikerodong tersebut.

Mandi
Kenari termasuk burung yang suka mandi. jadi jangan lupa setiap hari burung harus dimandikan , jika burung tidak mau mandi bisa dipancing dengan cara disemprot halus terlebih dahulu dengan sprayer. setelah mandi burung diangin-anginkan biar bulu-bulunya mengering baru setelah it dijemur. jangan menjemur burung sewaktu burung masih dalam kondisi basah kuyup karena hal itu bisa merusak bulu-bulunya.

Kualitas Udara
Kenari juga termasuk burung yang memiliki indera penciuman yang sensitif, bahkan kenari pada jaman dahulu kerap digunakan untuk mendeteksi kebocoran gas beracun dalam sebuah penggalian tambang.  jauhkan dari lokasi yang jika didekat lokasi tersebut ada yang membakar sampah, asap rokok atau hal lain yang bersifat mencemari kualitas udara seperti bau knalpot, bau bensin, dll. ada beberapa jenis kenari yang akan langsung menderita sesak nafas dan dilanjut ke kematian setelah menghisap udara yang dipenuhi asap pembakaran sampah.

Makanan
Kenari termasuk pemakan biji-bijian, gunakan merek yang bagus yang menggunakan campuran biji-bijian yang lengkap, untuk saat sekarang ini hampir semua merek komersial sudah sangat bagus dan berkualitas. apalagi sekarang juga sudah banyak yang memberikan burung kenari makanan yang berbentuk 'pelet' seperti voer selain dari makan biji-bijiannya.

Makanan hijau
Pemberian pakan tambahan seperti makanan hijau atau sayuran sangat baik untuk menjaga kondisi kenari aar tetap lincah dan Fit. berikan sayuran setidaknya tiga kali seminggu. pakan yang paling baik adalah yang masih berupa benih tetapi bisa juga diberikan selada, bayam, brokoli dsb. sebelum diberikan sebaiknya sayuran dibersihkan dahulu dengan air bersih untuk membersihkan pestisida yang masih menempel jika sayuran tersebut menggunakan pestisida untuk mengusir hama.
Jangan lupa juga menyertakan buah-buahan segar kedalam menu makannya setidaknya sekali atau dua kali dalam seminggu. berikan sepotong kecil jeruk atau apel, kenari sangat menyukai buah-buahan jenis apa saja kecuali alpukat. jaid sebaiknya hindari memberikan buah alpukat untuk burung anda. Bee pollen juga sangat bagus diberikan karena mengandung segudang vitamin dan mineral seperti halnya produk ganggang hijau yang disebut dengan Spirulina.  Yang jelas selama pemberian pakan tersebut hindari memberikan secara berlebihan , karena bisa membuat kenari menjadi cepat gemuk dan malas-malasan.

Makanan EggFood 
Pemberian telur rebus yang dicampur dengan sumber pakan lain seperti remah roti, wortel, sayuran, buah-buahan dan lain lain (anda bisa berkreasi sendiri menciptakan menu eggfood ini) merupakan sumber makan yang kaya protein dan sangat baik dihidangkan sewaktu mengembang biakan kenari.

Tulang Sotong
Tulang Sotong bisa digantung dalam kandangnya. ini berfungsi sebagai sumber kalsium bagi burung kenari, juga bisa digunakan burung untuk mengasah atau membersihkan paruhnya. sediakan juga yodium sebagai mineral tambahan untuk mencegah kerontokan bulu disekitar leher dan kepala, karena kenari yang kekurangan iodium bisa botak pada kepala dan sekitar lehernya.

Tenggeran 
Gunakan tenggeran yang aman dan nyaman bagi burung, tenggeran yang terlalu lunak atau banyak bekas potongan dahan sewaktu waktu bisa melukai burung.  tenggeran yang bagus bisa terbuat dari bahan plastik ataupun dari ranting pohon jambu biji dan ranting pohon asem, tetapi anda juga bisa menggunakan tenggeran lain yang kira-kira sesuai dengan cengkeraman dan terasa aman dan nyaman bagi burung. tenggeran yang jelek bisa mengakibatkan burung tidak betah diam dan lebih sering mengangkat kakinya karena terluka. selain itu di toko toko burung banyak juga yang menjual aneka jenis tenggeran untuk burung anda.

Air Minum
Untuk air minum sebaiknya hindari memberikan burung dengan air yang bersumber dari ledeng, sebaiknya gunakan air sumur atau lebih bagus lagi dan jika tidak merepotkan bisa diberikan air mineral setiap harinya. jika kandang menggunakan cepuk minum biasa maka air minum harus diganti setidaknya sehari sekali untuk mencegah munculnya lumut dalam tempat air minumnya.

Grit
Grit berfungsi sebagai tambahan mineral sepreti halnya tulang sotong dan juga berguna untuk membantu pencernaan burung, pemberian grit ini tidak mutlak kalau sudah ada sumber mineral lainnya seperti menambah tulang kerang untuk sumber mineralnya.

Vitamin
Jika menu untuk burung kenari anda berupa bee pollen, makan hijau, buah, biji-bijian yang berkualitas berarti anda sudah memenuhi kebutuhan vitaminnya, namun jika masih ingin menambahkan vitamin anda bisa memilih vitamin mana yang baik dan tepat untuk burung kenari anda. jika anda menggunakan vitamin yang larut dalam air maka bisa dicampur dengan air minumnya dan diganti setiap hari untuk menghindari tumbuhnya bakteri.  disini anda bisa  menggunakan BirdVit untuk menjaga kesehatan kenari anda.

Makanan berwarna
Makanan berwarna disini dikhususkan bagi anda yang memelihara kenari warna untuk menjaga warnanya tetap alami dan tidak berubah seperti kenari merah. makanan yang mengandung beta-carotene sangat dibutuhkan untuk menjaga warna burung agar tidak cepat berubah warnanya sewaktu mengalami masa pergantian bulu. makanan yang mengandung pewarna ini (beta carotene) meliputi wortel, sayuran dll.

Kenari tidak mau bunyi
Kenari jantan pasti akan berkicau untuk menarik pasangannya, jika kenari jantan tidak mau berbunyi ada kemungkinan kenari tersebut sedang akan menghadapi masa mabung (rontok bulu) atau kondisi kesehatannya terganggu, tetapi jika kenari tersebut baru anda beli, maka tunggulah hingga sekitar dua minggu untuk burung bisa beradaptasi dengan lingkungan baru dan sekitar kandangnya. pancinglah dengan suara mengalun dari Musik Klasik atau suara kicauan kenari lain dari MP3 untuk memancing kenari tersebut mau bersuara. 


DOWNLOAD FILM GRATIS

Senin, 04 Juni 2012

KONKURS PERKUTUT

KONKURS

Konkurs merupakan wujud pengukuran keindahan suara perkutut hasil peternakan, pemeliharaan, dan perawatan. Konkurs diselenggarakan oleh P3SI. Pelaksanaannya ada beberapa tingkat yang disesuaikan dengan lingkupnya. Penyelengaraan konkurs perkutut diatur oleh P3SI ( Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia ). Organisasi ini bersifat Non politik dan non komersial. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan antara lain menghimpun para pelestari perkutut dalam satu wadah organisasi yang teratur, menyebarluaskan kecintaan seni suara perkutut, mengembangkan ilmu pengetahuan perkutut (termasuk peternakan, pelestarian, dan penjurian ), menanamkan rasa setia kawan san semangat gotong royong di antara penggemar perkutut, serta menyelenggarakan konkurs perkutut secara berkala dan teratur.
 
Kedudukan pengurus pusat P3SI di ibukota ( Jakarta ). Pengurus pusat membentuk koordinator wilayah ( Korwil ) pada setiap propinsi, kordinator daerah ( Korda ) pada setiap kotamadya dan kabupaten, serta Sub-korda di setiap kecamatan. Pelaksanaan konkurs perkutut meliputi tata cara penyelenggaraan, tata cara penjurian, dan sistem penilaian suara perkutut. Keseluruhannya dihimpun dalam satu ketetapan, yaitu Tata cara konkurs dan penjurian P3SI. Jenjang konkurs menurut pedoman P3SI dibedakan 4 tingkat, yaitu lokal, regional, besar dan nasional.


Konkurs lokal dilaksanakan oleh Sub-korda. Penyelenggaraanya dianjurkan sebanyak mungkin. Konkurs ini bersifat penggalakan karena diutamakan untuk memberi peluang kepada perkutut baru yang belum terlatih. Diharapkan setelah mengikuti konkurs lokal, nantinya dapat ikut serta dalam konkurs regional, besar, dan nasional. Bagi anggota atau penggemar perkutut baru dan penggemar berekonomi lemah, ajang ini merupakan kesempatan yang bagus untuk latihan bagi perkututnya. Dalam konkurs ini, jumlah kerekan yang dipasang bebas, tidak dibatasi, sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Konkurs regional adalah konkurs yang diselenggarakan untuk memperebutkan kejuaraan daerah, seperti piala Bupati, piala Walikota, maupun piala HUT Kota setempat. Konkurs ini diselenggarakan oleh Korda. Dalam pelaksanaan konkurs regional, arena lomba berupa lapangan terbuka, berbentuk blok persegi empat, (5 X 5 atau 5 X 6 m). Tinggi kerekan 7-7,5m. Jarak antar kerekan 4-5 m. Penilaian dipertanggung-jawabkan oleh 3 atau 4 juri penilai yang terdiri dari 2 koordinator juri, 2 atau 1 orang dewan juri. Juri tersebut dibantu oleh penancap bendera yang jumlahnya 4 orang atau sesuai kebutuhan. Perkutut yang dilombakan disebut berbunyi dan mulai diberi nilai bila telah berbunyi berturut-turut sedikitnya 5 kali.

Konkurs Besar adalah konkurs yang diselenggarakan untuk memperebutkan kejuaraan wilayah yang dikaitkan dengan peringatan hari-hari besar nasional, seperti HUT RI, Hari Pahlawan, Hari Kesaktian Pancasila. Konkurs ini dibedakan dua jenis, yaitu konkurs besar terjadwal dan konkurs besar atas permintaan Korwil P3SI. Dalam Penyelenggaraannya, lapangan dibagi dalam blok persegi empat berukuran 5 m X 5 m atau 6 m X 6 m. Tinggi kerekan 7 – 7,5 m dengan jarak antar kerekan 4 – 5 m. Jumlah kerekan disesuaikan dengan kebutuhan. Penilaian dipertanggung-jawabkan oleh 4 orang juri penilai, 2 koordinator juri, 1-2 orang dewan juri, dan 4 orang pembantu penancap bendera. Syarat burung mulai diberi nilai adalah setelah burung berbunyi berturut-turut sedikitnya 8 kali.

Konkurs Nasional dilaksanakan untuk memperebutkan kejuaraan tingkat nasional, seperti perebutan piala kejuaraan nasional P3SI (Kejurnas), piala hari ulang tahun P3SI dan piala Hari Lingkungan Hidup. Masing-masing konkurs tersebut dilakukan setahun sekali. Sebagai pelaksanaannya yaitu Korda-Korda yang jadwalnya digilir. Subkorda tidak dibenarkan sebagai pelaksana. Konkurs Nasional maksimal terdiri 144 kerekan. Bentuk tiap-tiap blok berupa persegi empat (5 X 5 atau 6 X 6 m). Tinggi kerekan 7 – 7,5 m. Jarak antar kerekan 4-5 m. Penilaian dipertanggung jawabkan oleh 4 orang juri penilai, 2 orang koordinator juri, 2 orang dewan juri, dan 2 orang pembantu penancap bendera. Syarat burung berbunyi dan mulai diberi nilai setelah berturut-turut berbunyi sedikitnya 8 kali. Burung perkutut yang telah mendapatkan juara nasional maupun juara besar tidak dibenarkan untuk diikutsertakan dalam kejuaraan konkurs lokal. Dengan adanya perbedaan ketentuan-ketentuan pada tiap-tiap konkurs, rasa bangga pemilik burungpun akan berbeda-beda bila burungnya mendapat juara.

Berdasarkan usia dan prestasi perkutut yang disertakan, konkurs perkutut dibedakan atas 3 kelas, yaitu konkurs piyik, yunior, dan senior. Konkurs piyik pada umumnya digelar pada hari Sabtu sore, menjelang lomba konkurs senior atau yunior yang berlangsung pada esok pagi harinya. Dengan demikian, konkurs piyik telah berkembang menjadi konkurs sore. Kelemahan konkurs sore untuk piyik adalah banyak piyik yang terkena stress karena kondisi fisik yang belum sekuat perkutut dewasa. selama ini, belum ada aturan baku untuk konkurs piyik. Bunyi piyik tak mungkin gacor seperti perkutut dewasa yang mampu berbunyi sampai 5-6 kali berturut-turut. Paling banter kemampuan piyik hanya berbunyi 2-3 kali saja.

MAKNA BENDERA KONCER

Suara perkutut baru dinilai setelah memperoleh bendera tanda bunyi. Untuk membedakan burung yang bunyi di babak pertama, kedua, ketiga, dan keempat, warna bendera yang diberikan berbeda-beda. Untuk babak pertama, biasanya bendera segitiga yang diberikan berwarna putih, sedangkan untuk babak kedua merah, babak ketiga hijau, dan babak keempat kuning. Setelah mendapat bendera tanda bunyi, juri terus memantau perkembangan suara perkutut. Kalau layak ditingkatkan, juri akan memberitahukan pada penancap bendera untuk memberikan bendera koncer satu warna yang berukuran lebih besar dibandingkan bendera tanda bunyi. Bendera koncer satu warna (hijau) ini sebagai pertanda bahwa burung tersebut sudah mendapat nilai 42.

Burung yang gacor (bunyi terus) dan bunyinya makin lama semakin bagus, nilainya dapat ditambah, tetapi harus menunggu burung itu berbunyi sampai empat kali berturut-turut. Apabila telah layak nilainya dinaikkan, bendera koncer satu warna dicabut, diganti bendera koncer dua warna (hijau di bagian bawah dan kuning di atasnya). Bendera ini berarti nilainya naik menjadi 42,5. Untuk menambah bendera dua warna menjadi tiga warna (merah, kuning, hijau) yang berarti jumlah nilainya 43, tidak bisa diputuskan oleh seorang juri penilai saja. Prosedur penilaiannya sebagai berikut :
  • Burung telah berbunyi sekurang-kurangnya delapan kali berturut-turut dan semua unsur suara yang masuk dalam kategori penilaian harus terpenuhi. Bunyinya tanpa salah dan pembagiannya pas, hal ini menyangkut aspek suara depan, tengah, dan ujung.
  • Juri penilai mengusulkan kepada koordinator juri agar ikut mendengarkan suaranya.
  • Koordinator membubuhkan paraf persetujuan dalam lembar penilaian.
Apabila burung bersangkutan layak dinaikkan nilainya, koordinator juri segera memerintahkan petugas untuk mencabut bendera koncer dua warna dan menggantinya dengan bendera koncer tiga warna (hijau, kuning, biru). Dengan demikian nilainya menjadi 43.

Bendera koncer bisa ditambahkan menjadi empat warna, asalkan kualitas burung masih layak untuk diberi nilai lebih tinggi. Bendera koncer empat warna (putih, merah, kuning, dan hijau) dilengkapi dengan gombyok kecil pada bagian atasnya. Bendera ini menandakan total nilai yang diraih 43,5. Pemberian bendera empat warna berikut gombyok kecil melalui prosedur sebagai berikut :
  • Burung telah delapan kali manggung berturut-turut tanpa salah dan memenuhi syarat keindahan.
  • Diusulkan oleh juri atau koordinator kepada koordinator lain atau ketua (dewan) juri.
  • Penilaiannya disetujui oleh dua orang koordinator atau seorang koordinator dan ketua juri.

Bendera lima warna merupakan bendera empat warna (putih, merah, kuning, dan hijau) dengan gombyok besar. Burung yang mendapat bendera ini berarti memperoleh nilai 44. Burung dengan kualitas yang pas-pasan sulit memperoleh bendera lima warna. Untuk mendapatkan bendera ini, burung harus memenuhi syarat yaitu ; gacor 10 kali berturut-turut tanpa salah dan disetujui oleh seorang juri dan dua orang koordinator.

Bendera koncer lima warna dengan gombyok besar dua warna di bagian atas hanya bisa diraih oleh burung yang sudah lolos dengan meraih bendera lima warna dengan gombyok besar satu warna. Bendera koncer lima waran dengan gombyok besar dua warna diberikan bila jumlah nilai yang diperoleh 44,5. Bendera ini hanya akan diraih oleh beberapa ekor burung saja, terutama di babak ketiga atau di babak keempat saja. Bendera lima warna plus ini bisa diraih bila; burung berbunyi sepuluh kali berturut-turut tanpa salah dan diusulkan oleh koordinator juri serta ketua dewan juri menyertakan tanda tangannya sebagai pengesahan.

Bendera yang paling istimewa adalah bendera koncer lima warna dengan gombyok besar dua warna dan satu bola ping pong di atasnya. Burung yang mendapat bendera ini benar-benar istimewa karena mempunyai nilai bulat 45. Pemberian total nilai 45 ini sangat jarang terjadi sebab bendera istimewa ini hanya diberikan untuk burung yang sudah lolos meraih nilai 44,5. Nilai tertinggi ini masih layak naik setengah poin lagi sehingga menjadi 45. Masing-masing unsur penilaian, yaitu suara depan, tengah, ujung, kualitas suara, dan iramanya, memperoleh nilai 9 (nilai maksimal). Apabila dalam perhitungan terakhir terjadi nilai draw (sama), misalnya sama-sama bernilai 44, tugas para perumus yang berhak menentukan juaranya. Berdasarkan peraturan P3SI, pemenangnya adalah burung yang memiliki backing nilai tambah dibandingkan lawannya. Misalnya, burung A pernah menyabet nilai 44,5 di babak kedua, sedangkan di babak lainnya kurang dari angka tersebut. Adapun burung B tidak pernah menyabet nilai setinggi itu selama 4 babak lomba. Walaupun total nilai empat babak dibagi rata jumlahnya sama (44), burung A ditetapkan sebagai juaranya.

TANDA-TANDA PENGHARGAAN

Pemenang dalam konkurs berhak mendapat tanda penghargaan yang berupa piala/trophy, medali, dan piagam penghargaan. Tanda-tanda penghargaan bagi tiap jenjang konkurs dibedakan sebagai berikut :
  • Untuk Konkurs Nasional, sebuah piala/trophy bergilir dan 30 buah piala/trophy tetap. Sekurang-kurangnya 5 buah medali emas 22 karat, masing-masing seberat 5 gram, 3 gram, dan 2 gram. Piagam pemenang dari pengurus pusat P3SI.
  • Untuk Konkurs Besar, sebuah piala bergilir dan 30 piala/trophy tetap. Sekurang-kurangnya 3 buah medali emas 22 karat, masing-masing seberat 5 gram, 3 gram, dan 2 gram. Piagam pemenang dari pengurus Korwil P3SI setempat.
  • Untuk Konkurs Regional, 30 puluh buah piala/trophy tetap. Piagam pemenang dari pengurus Korda P3SI setempat.
  • Untuk Konkurs Lokal, Piala/Trophy atau hadiah lainnya yang dapat diatur menurut kemampuan dan kondisi Korda/Sub-Korda P3SI setempat. Piagam penghargaan dan pengurus Korda P3SI setempat.

Minggu, 03 Juni 2012

MENJODOHKAN PERKUTUT

Apabila sepasang perkutut telah berjodoh dan bertelur, selanjutnya hampir tidak ada lagi hambatan dalam perkembang-biakannya. Hambatan yang paling sering dialami oleh peternak, terutama pemula, justru terjadi pada rahap awal, yaitu pasangan perkutut tidak mau kawin alias tidak jodoh. Jika terjadi hal seperti ini, bagaimana cara mengatasinya. Uraian berikut yang akan menjawabnya.

A.    Membeli Pasangan yang Telah Jodoh

Banyak peternak perkutut yang mencampur beberapa anakan perkutut dalam satu sangkar sebelum burung-burung tersebut dijual. Setelah berumur enam bulan atau lebih, anak perkutut ini mulai menampakkan tanda-tanda dewasa kelamin. Perkutut jantan mulai mencari pasangan dengan mengeluarkan bunyi sambil mengangguk-anggukkan kepala. Betina yang tertarik akan mendekat. Keduanya lalu saling mendekatkan kepala. Perkutut jantan lalu membuka paruh untuk memberi makanan kepada perkutut betina.

Untuk peternak pemula, bisa memanfaatkan tanda-tanda seperti ini dalam memilih pasangan perkutut. Jika ada sepasang perkutut telah menampakkan tanda-tanda seperti ini, berarti keduanya telah jodoh dan siap berkembang biak. Jika berniat membelinya, segera saja perkutut yang menampakkan tanda-tanda seperti ini disemprot dengan air hingga basah, lalu ditangkap. Jika tidak ditandai dengan air, akan sangat membingungkan dalam menangkapnya. Setelah berjodoh, segera pasangan tersebut dimasukkan ke sangkar perkembangbiakan. Selama beberapa hari pasangan burung ini akan beradaptasi dengan tempat yang baru. Setelah beradaptasi, pasangan ini akan menampakkan tanda-tanda awal perkembangbiakan.

Biasanya peternak perkutut yang menjual hasil ternakannya juga menyediakan pasangan perkutut yang sudah jodoh. Bisa saja kita membeli pasangan perkutut seperti ini dari peternak. Pasangan seperti ini bisa langsung dimasukkan ke sangkar perkembangbiakan.
Bagi peternak pemula, membeli pasangan yang sudah jodoh memang sangat menguntungkan. Tak perlu lagi repot-repot menjodohkan perkutut. Pasangan yang sudah jodoh bisa langsung dimasukkan ke dalam sangkar perkembangbiakan.

Cara memilih pasangan yang sudah berjodoh seperti di atas juga memiliki kekurangan. Peternak tidak bisa bereksperimen menjodohkan perkutut sesuai dengan keinginannya. Penjodohan semata-mata tergantung pada perkutut tersebut dalam memilih pasangan. Dengan demikian, kualitas suara keturunannya juga semakin tidak bisa diprediksi. .Namun, bagaimanapun juga cara ini bisa dicoba oleh pemula. Dalam beternak perkutut, tidak mungkin seorang peternak pemula bisa langsung mencetak burung berkualitas tanpa harus belajar terlebih dahulu. Inilah bagian dari proses belajar itu.

B.    Menjodohkan Sepasang Perkutut

Adakalanya sepasang perkutut langsung kawin ketika disatukan dalam satu sangkar. Namun, tidak jarang pula sepasang perkutut yang telah lama dijodohkan tidak mau lekas kawin. Bahkan, sepasang perkutut yang kelihatannya saling tertarik ketika dicampur malah berkelahi.
Ketidakcocokan pasangan perkutut umumnya ditandai dengan betina yang tidak mau menerima pejantan. Perkutut betina selalu menghindar ketika didekati pejantan. Akibatnya, perkutut jantan selalu mengejarnya. Tidak jarang betina yang tidak mau menerima pejantan selalu dikejar-kejar dan dipatuki. Jika terus dibiarkan, perkutut betina akan mengalami luka, bahkan mati.
Hal seperti di atas hanya merupakan gambaran bahwa menjodohkan perkutut kadang-kadang tidak semudah atau mungkin juga tidak sesulit yang kita bayangkan. Seberapa mudah atau sulitnya menjodohkan perkutut ada baiknya jika dicoba terlebih dahulu.

1.     Menjodohkan satu jantan dengan satu betina

Apabila  ingin  mengawali   beternak  hanya  dengan  sepasang perkutut, cara ini bisa dipilih.  Cara penjodohan yang satu ini juga memungkinkan peternak melakukan eksperimen untuk menghasilkan anak-anak perkutut yang berkualitas dengan cara menjodohkan induk-induk yang berkualitas.

Untuk menjodohkan seekor perkutut jantan dan betina, langkah pertama tentunya membeli calon induk jantan dan betina. Ada baiknya jika keduanya dibeli tidak dari peternak yang sama. Jika dibeli dari peternak yang sama, ada kemungkinan akan terjadi perkawinan antarsaudara. Sebaiknya dipilih perkutut yang masih muda, umurnya tidak lebih dari tiga bulan. Sepasang perkutut yang masih muda ini selanjutnya dimasukkan dalam sangkar yang berbeda. Sangkarnya cukup dilengkapi dengan tenggeran, wadah pakan, wadah minum, dan penampung kotoran. Kedua sangkarnya setiap hari harus saling didekatkan, baik ketika sedang dijemur atau sudah ditempatkan di tempat teduh, supaya kedua perkutut bisa saling melihat.

Selama kurang lebih tiga bulan, kedua burung akan saling berinteraksi. Jika perkutut jantan berbunyi, perkutut betina akan menyahutnya. Selanjutnya, perkutut jantan akan berusaha menarik perhatian betina dengan suara dan anggukan kepala. Jika ada reaksi— seakan-akan ingin keluar dari sangkar dan mendekati perkutut jantan—dari perkutut betina, berarti ada kemajuan dalam penjodohan.
Pasangan yang sudah menampakkan perilaku seperti itu bisa dicampur dalam satu sangkar. Beberapa saat setelah dicampur pasangan ini harus dipantau. Jika keduanya tidak menampakkan tanda-tanda saling bermusuhan, kemungkinan besar keduanya telah jodoh. Perilaku seksual buriing jantan menjadi sangat jelas jika keduanya telah jodoh. Percumbuan antara sepasang burung ini biasanya diakhiri dengan perkawinan. Dalam sehari bisa terjadi perkawinan berulang-ulang. Perilaku seksual perkutut mudah diamati ketika burung tersebut sedang dijemur.

Jika ada tanda-tanda perkutut jantan berusaha mengawini perkutut betina, keduanya bisa segera dipindah ke sangkar perkembangbiakan. Sebelumnya sangkar perkembangbiakan harus sudah diisi dengan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan.

Apabila setelah dicampur perkutut jantan terlihat mematuki perkutut betina, keduanya harus segera dipisah. Kemungkinan perkutut betina belum siap kawin atau pejantannya memang galak. Jika terus disatukan, perkutut betina akan terluka, bahkan bisa mati. Satu bulan kemudian, keduanya bisa disatukan lagi. Jika perkutut jantan masih menyerangnya, berarti keduanya memang tidak jodoh. Kedua perkutut ini harus dipasangkan dengan perkutut lain. Burung lain yang akan dipasangkan dengan burung ini kalau jantan harus lebih muda dari betina ini dan kalau betina harus lebih tua dari pejantan ini.

2.     Satu jantan bebas memilih betina

Melakukan penjodohan dengan cara ini berarri harus membeli seekor perkutut jantan dan beberapa—paling tidak lebih dari dua— ekor betina. Burung-burung ini disatukan dalam sangkar berukuran panjang kira-kira 60 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. Sangkar ini cukup dilengkapi dengan wadah pakan, wadah minum, tenggeran, dan penampung kotoran. Di dalam sangkar ini perkutut jantan akan bebas memilih betina.

Apabila semua perkutut yang dimasukkan ke dalam sangkar ini telah dewasa kelamin, tidak lebih dari satu bulan sudah terbentuk pasangan yang jodoh. Betina yang mau menerima pejantan biasanya selalu berdekatan dengan pejantan tersebut. Keduanya lalu saling bercumbu dan melakukan perkawinan. Jika terlihat tanda-tanda seperti ini, pasangan tersebut segera saja diambil. Betina yang tidak terpilih dibiarkan saja berada dalam sangkar tersebut untuk dicarikan pejantan lain.

3.     Beberapa jantan dan beberapa betina

Upaya menjodohkan perkutut juga bisa dilakukan dengan mencampur beberapa pejantan dengan beberapa betina di dalam satu sangkar. Jumlah jantan dan betina bisa sama atau bisa juga tidak. Sangkar berukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm yang dilengkapi dengan wadah pakan dan air minum, tenggeran, dan penampung kotoran bisa digunakan untuk mencampur paling banyak delapan ekor burung.

Pasangan yang telah jodoh dapat diketahui melalui pengamatan  terhadap perilaku burung-burung tersebut. Pasangan yang telah jodoh segera dipindah ke sangkar perkembangbiakan. Perkutut yang belum jodoh dibiarkan  menghuni sangkar penjodohan  hingga  menemukan pasangannya.
Cara penjodohan seperti ini tetap memungkinkan adanya burung yang tidak mendapat pasangan. Burung yang tidak mendapat pasangan bisa tetap dipelihara. Siapa tahu kelak bisa digunakan untuk mengganti-ganti pasangan.

Selamat menjodohkan....

DOWNLOAD FILM GRATIS

Kamis, 31 Mei 2012

MENANGKAR PERKUTUT

Menyiapkan Penangkaran

Sangkar gantung untuk beternak perkutut harus dikondisikan supaya bisa digunakan untuk berkembang biak. Sangkar ini harus ditempatkan dengan cara yang benar dan harus dilengkapi dengan beberapa perlengkapan pendukung agar bisa berfungsi sebagai tempat berkembang biak. Uraian berikut ini akan menguraikan lebih rinci tentang sangkar dan perlengkapan pendukung yang harus ada serta cara penempatannya.




A.    Bahan, Bentuk, dan Ukuran Sangkar
Sangkar dengan kerangka terbuat dari kayu dan jeruji dari bambu sesuai untuk beternak perkutut. Sangkar seperti ini relatif ringan sehingga tidak merepotkan dalam penempatan.

Di pasar burung, sangkar seperti ini dijual dalam berbagai bentuk dan ukuran. Untuk beternak perkutut, sebaiknya dipilih yang berbentuk kotak meninggi dengan ukuran minimum panjang dan lebar sekitar 45 cm dan tinggi sekitar 60 cm. Sangkar seukuran ini digunakan untuk mengembangbiakkan sepasang perkutut. Jadi, satu sangkar hanya diisi sepasang perkutut.

Usahakan tidak memilih sangkar yang berukuran lebih kecil atau lebih besar dari ukuran tersebut. Sangkar yang terlalu kecil akan merusak bulu induk perkutut. Jika sangkar terlalu besar, induk atau anak perkutut sulit ditangkap karena jangkauan tangan yang terhatas. Jarak antarjeruji sangkar jangan sampai lehih dari 1,5 cm, semakin rapat semakin haik. Jarak antarjeruji yang rapat membuat kepala perkutut tidak bisa dijulurkan keluar sangkar. Dikhawatirkan leher perkutut terjepit jeruji jika kepalanya bisa dijulurkan keluar sangkar.

Untuk memudahkan pengelolaan, sebaiknya sangkar memiliki dua pintu. Pintu pertama terletak pada sisi samping sangkar sebelah bawah, sedangkan yang kedua pada sisi samping sebelah atas. Pintu pertama digunakan untuk memasukkan atau mengeluarkan wadah pakan dan wadah minum. Pintu kedua digunakan untuk memasang sarang dan mengontrol telur atau anak perkutut yang belum bisa terbang. Umumnya, sangkar yang dijual di pasar burung hanya memiliki satu pintu, berada di sisi samping sangkar sebelah bawah. Sangkar seperti ini bisa digunakan, tetapi agak merepotkan untuk mengontrol telur atau anak perkutut yang belum bisa terbang. Untuk itu, perlu dibuatkan satu pintu lagi. Ukuran pintu tidak perlu terlalu luas, asal cukup dimasuki wadah sarang.

B.    Perlengkapan Sangkar dan Penempatannya
Perlengkapan yang harus ada di dalam sangkar meliputi wadah pakan, wadah minum, tengggeran, wadah sarang berikut bahan sarang, penampung kotoran, dan atap. Semua perlengkapan ini harus ditata dengan benar supaya mudah dikelola.

1.  Wadah pakan dan wadah minum
Wadah pakan dan wadah minum banyak dijual di pasar burung. Wadah ini dijual dalam berbagai ukuran dan umumnya terbuat dari plastik. Untuk perkutut, dipilih wadah yang berdiameter sekitar 6 cm dan kedalaman juga 6 cm.

Wadah pakan dan wadah minum ini diletakkan di sebelah kanan atau kiri pintu bagian bawah, menempel pada jeruji sangkar, Wadah pakan ditempaekan paling dekat dengan pintu. Kedua wadah ini diusahakan tidak saling berimpitan, diberi jarak sekitar 5 cm. Snpaya tidak bergeser atau terbalik, wadah ini bisa dikaitkan pada jeruji sangkar dengan menggunakan lidi atau kawat. Supaya pakan atau air minum tidak kemasukan air hujan, dinding sangkar tempat wadah pakan dan wadah minum menempel ditutup dengan plastik bening yang tebal.

2.     Tenggeran
Tenggeran diperlukan sebagai tempat beristirahat. Akan lebih baik jika tenggeran ini terbuat dari ranting kayu asam. Jika sulit mendapatkan ranting asam, kayu bangunan juga bisa dimanfaatkan. Ranting untuk tenggeran sebaiknya dipilih yang lurus dengan diameter sekitar 2,5 cm. Ranting ini tidak perlu dibuang kulitnya. Kulit ranting yang kasar membuat perkutut tidak mudah terpeleset, terutama saat kawin.

Satu sangkar diberi dua tenggeran. Kedua tenggeran ini diletakkan sejajar. Satu diletakkan di bawah, kira-kira setinggi sepertiga tinggi sangkar. Satunya lagi di atasnya, kira-kira setinggi dua pertiga tinggi sangkar. Tenggeran yang di sebelah atas letaknya didekatkan ke dinding belakang sangkar, kira-kira 15 cm dari dinding belakang. Peletakan tenggeran dibuat seperti ini agar perkutut tetap bisa mengepakkan sayap tanpa membentur tenggeran di atasnya.

3.     Wadah dan bahan sarang
Wadah sarang untuk perkutut banyak dijual di pasar burung. Wadah ini juga bisa dibuat sendiri. Bahannya bisa dari plastik bekas kemasan sabun atau bahan lainnya asal mempunyai ruangan cekung untuk bahan sarang. Wadah sarang ini ditempatkan sejajar dengan tenggeran atas, berdekatan dengan pintu atas, pada sudut sangkar, dan tidak berada di atas wadah pakan dan wadah minum.

Wadah ini selanjutnya diisi bahan sarang. Bahan sarang berupa daun cemara atau rerumputan yang telah kering. Bahan sarang ini sebelumnya dibentuk menjadi semacam cekungan, sesuai dengan wadahnya, dengan cara ditekantekan. Selanjutnya, bahan ini dimasukkan  ke dalam  wadah jika  pasangan  perkutut di  dalam sangkar telah melakukan perkawinan.

Dinding sangkar yang berdekatan dengan sarang ditutup dengan bahan yang tidak tembus air dan berwarna gelap. Penutupan sebagian dinding sangkar ini supaya sarang tidak basah oleh hujan dan tidak tekena sinar matahari.
4.     Penampung kotoran
Penampung kotoran bisa terbuat dari tripleks atau lembaran seng. Perlengkapan ini dipasang di bagian bawah sangkar. Pemasangan diatur supaya bisa dengan mudah dilepas dari sangkar.
Penampung kotoran berfungsi menampung kotoran perkutut dan pakan yang berhamburan. Adanya perlengkapan ini membuat ruang di bawah sangkar tetap bersih sehingga bisa digunakan untuk keperluan lain tanpa khawatir kejatuhan kotoran perkutut.

5.     Atap
Meskipun telah tertutup jeruji, sisi atas sangkar perlu ditutup lagi dengan bahan yang tidak tembus air dan cahaya. Bahan yang digunakan dipilih yang tidak menyerap dan menghantar panas terlalu tinggi. Jangan menggunakan seng karena bahan ini sangat mudah menyerap dan menghantarkan panas dari matahari. Panas berlebihan yang diserap dan dihantarkan oleh atap ke dalam sangkar sangat mengganggu kenyamanan perkutut. Panas yang berlebihan juga bisa menyebabkan telur tidak bisa menetas.

Contoh bahan yang baik untuk atap sangkar ialah tripleks dan kardus bekas. Kedua bahan ini bisa digunakan bersamaan. Mulanya bagian atas sangkar ditutup tripleks, lalu di atasnya diberi kardus bekas yang tebal. Karena kedua bahan ini bisa hancur oleh air hujan, di atasnya perlu ditutup lagi dengan plastik yang agak tebal. Dengan atap seperti ini suasana di dalam sangkar tidak terlalu panas jika matahari bersinar kuat dan tidak kemasukan air ketika hujan.
C.    Penempatan Sangkar
Sangkar untuk beternak perkutut ditempatkan di dinding dengan cara dikaitkan atau diberi penyangga. Dengan penempatan seperti ini, sangkar tidak akan bergoyang jika terkena angin atau tersentuh, baik disengaja atau tidak. Sangkar yang sering bergoyang, terutama dengan goncangan yang mengejutkan, akan membuat perkutut merasa terganggu. Jika goncangan yang mengejutkan sering terjadi pada saat perkutut sedang mengerami telur, kemungkinan telur tidak menetas menjadi semakin besar.

Dinding tempat sangkar ditempelkan harus tidak beratap dan dijangkau oleh sinar matahari. Kondisi seperti ini memungkinkan sangkar selalu dihembus oleh udara segar dan dihangati oleh sinar matahari. Perkutut memang menuntut adanya udara segar dan sinar matahari yang menyinari langsung ke tubuhnya minimum dua jam sehari. Tanpa sinar matahari perkembangbiakan perkutut tidak akan normal dan sering terjadi gangguan pertumbuhan tulang serta menurunnya kualitas suara.

Mengingat sinar matahari mutlak diperlukan oleh perkutut maka akan sangat baik jika sangkar ditempel pada dinding yang meng-hadap ke timur. Dengan penempatan seperti ini, perkutut akan selalu mendapat sinar matahari pada pagi hingga tengah hari. Meskipun demikian, dinding yang menghadap ke utara, selatan, dan barat tetap bisa digunakan untuk menempel sangkar sepanjang sinar matahari masih bisa menjangkaunya.

Penempatan sangkar sebaiknya tidak terlalu tinggi, sebatas masih bisa dijangkau tangan tanpa menggunakan pijakan. Sangkar yang ditempel pada dinding yang terlalu tinggi akan merepotkan dalam pengelolaannya. Jika hanya satu, mungkin tidak terlalu menjadi ma-salah. Namun, jika jumlah sangkarnya banyak, akan sangat melelahkan dalam mengurusnya.

Jika jumlah sangkar lebih dari satu, penempatannya bisa secara bersusun. Susunan sangkar sebaiknya tidak lebih dari tiga. Sangkar paling bawah minimum berjarak 100 cm dari tanah agar pada saat hujan percikan air dari tanah tidak masuk ke dalam sangkar. Sisi kiri dan kanan sangkar sebaiknya diberi jarak, minimal selebar sangkar, agar pasangan perkutut dalam satu sangkar tidak diganggu atau mengganggu pasangan lain dalam sangkar di sebelahnya.

DOWNLOAD FILM GRATIS

PERKUTUT CUTRING

Dalam komunitas penggemar perkutut ada istilah Cut ring, artinya perkutut yang memang sengaja tidak dipasangi cincin atau dilepas cincinnya. Perkutut Cut ring tersebut bisa hasil silangan lokal maupun produk silangan import. mengapa harus di Cut Ring ? Ada beberapa alasan dari peternak terkenal mengapa harus menjual burungnya harus dengan melepas cincin. Hal itu untuk menjaga kredibilitas dari peternak. Perlu diketahui bahwa peternak besar tiap bulan bisa menetaskan ratusan piyik. Piyik-piyik tersebut tidak semuanya baik, pasti ada yang jelek ( tersortir ). Sebelum melepas piyik atau bakalan ke pembeli biasanya peternak melakukan sortir. Dari ratusan ekor biasanya hanya 10 % yang tergolong bakal istimewa. Sortiran itu harus dilempar ke pasaran. Di situlah campur aduk, ada bakaln yang termasuk kategori bagus, sedang, dan jeblok. agar tidak diketahui nama peternakannya, biasanya peternak yang sudah terkenal sebelum menjual burung sortiran terlebih dahulu melepas cincin dari kaki perkutut. Lagi pula peternak merasa sayang kalau sortirannya dibuang percuma. Lebih baik dijual di pasaran, namun jelas tidak mungkin melempar sortiran lengkap dengan cincin karena bisa menjadi bumerang bagi peternakan tersebut.

Praktek pelepasan perkutut sortiran dipasaran ini bukan cuma dilakukan oleh peternak lokal saja, melainkan juga peternak-peternak top di Bangkok. Kemana perkutut-perkutut sortiran dilempar ? ternyata peternakan terkenal di Bangkok banyak melempar sortirannya ke Indonesia. Hal itu dikarenakan pasar perkutut paling besar adalah Indonesia. Walaupun perkutut Cut Ring merupakan burung sortiran, bukan berarti bahwa semua burung yang di sortir jelek sebab kemungkinan untuk ” meledak ” di konkurs masih ada, apalagi kalau sortiran tersebut dari peternakan terkenal. Seperti diketahui, penyortiran perkutut tersebut dilakukan oleh peternak setelah burung tersebut melewati masa ngurak ( brodol dulu ) yang pertama atau usia burung antara 4 – 5 bulan. Mengapa demikian ? Sebelum ngurak burung sulit diramalkan suaranya. Bisa saja pada saat piyik suaranya menandakan baik, tetapi setelah ngurak malah jeblok. Begitu juga sebaliknya. Tidak sedikit bakalan pada saat piyik suaranya kurang baik ternyata setelah melewati masa ngurak justru lebih baik. Oleh karena itu, selepas masa ngurak baru bisa diketahui apakah suara perkutut baik atau tidak.

Burung yang tidak baik inilah yang kemudian di Cut Ring. namun, bukan berarti yang Cut ring pasti jelek. Tidak jarang para penggemar yang paham pada perkutut justru lebih suka membeli perkutut Cut Ring dari peternakan terkenal. Dengan bekal pengetahuan dan keahlian merawat, penggemar tersebut bisa memilih bakalan yang nantinya bisa meledak di arena konkurs setelah dirawatnya.

Cut Ring sendiri bukan identik dengan burung berkualitas rendah karena banyak pula penggemar perkutut yang mempunyai burung juara justru dilepas ringnya untuk merahasiakan indukkannya maupun asal usul peternakannya. hal ini dilakukan dengan pertimbangan agar pemilik indukannya tidak tahu kalau hasil tangkarannya menjadi juara. Dengan demikian, pemilik burung juara tadi bisa tetap membeli saudara sedarah dari perkutut juara tersebut secara terus menerus dengan harga yang relatip murah. Maksud lain melepas ring pada burung juara adalah agar penggemar lain tidak berbondong-bondong menyerbu peternakan asal perkutut juara tadi untuk memesan saudara yang sedarah dari perkutut juara jadi, kalau sampai banyak penggemar yang mengetahui asal usul dari burung juara tadi, umumnya para penggemar perkutut dari berbagai daerah menyerbu ke peternakan asal burung juara sehingga terjadilah booking maupun inden yang berkepanjangan.

Bagi penangkar, jika hasil tangkarannya menjadi juara dan banyak pemesan yang datang bisa dipastikan akan menaikkan harga burungnya menjadi puluhan kali lipat dari harga sebelumnya. Dengan dasar itulah bisa disimpulkan bahwa belum tentu perkutut yang di Cut Ring adalah perkutut kelas rendah. Apalagi kalau perkutut tersebut di jual di peternakan atau show room bergengsi dengan harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah, bisa dipastikan perkutut tersebut berkualitas baik.

DOWNLOAD FILM GRATIS

Rabu, 30 Mei 2012

Tips Memilih Kenari dari Bakalan

Memiliki kenari yang gacor dan berpenampilan menarik merupakan harapan setiap penggemar burung kenari. Rasanya jauh lebih bangga jika burung tersebut merupakan hasil upaya sendiri sejak awal, mulai dari memilih bakalan, merawat dan melatihnya. Untuk itu disini akan diuraikan ciri-ciri kenari bakalan yang unggul yang mempunyai masa depan yang baik :

1.Perilaku

Kenari bakalan yang dipilih harus mempunyai perilaku yang agresif, yaitu lincah dalam berkicau dan sering bergerak atau tidak mengenal tempat untuk berkicau. Kenari bakalan yang dipilih juga harus rajin bunyi, hal in menandakan bahwa kenari tersebut sehat dan mempunyai mental fighter yang baik.

2.Dasar suara

Bakalan kenari yang dipilih harus mempunyai volume suara yang baik yaitu besar, tajam, tebal dan ngeroll terutama untuk kenari jenis Holland dan Yorkshire. Sebaiknya dihindari membeli bakalan yang sebagian variasi suara yang serak-serak basah.

3.Leher Jenjang

Kenari yang mempunyai leher jenjang biasanya memiliki suara yang ngeroll panjang. Disamping itu dalam memilih kenari, hal yang harus diperhatikan adalah kenari yang selalu menggelembungkan lehernya setiap kali berkicau. Jika lehernya pendek selain kurang menarik saat berkicau juga mempunyai kelemahan suara yang kurang panjang atau terputus-putus.

4.Paruh

Ukuran dan bentuk paruh berkaitan erat dengan type suara yang dimiliki burung kenari. Walaupun cukup sulit untuk membedakannya tetapi diusahakan untuk kenari lapangan dipilih yang mempunyai paruh yang agak panjang. Kenari yang mempunyai paruh agak panjang biasanya mempunyai suara yang keras dan tajam. Tetapi jika untuk didengarkan didalam rumah dipilih kenari yang mempunyai paruh yang pendek saja, karena suaranya pelan atau kurang keras, tetapi suaranya bervariasi.


DOWNLOAD FILM GRATIS

sarung hp